Dasar-Dasar Pascal: Variabel, Tipe Data, dan Operator [Lengkap]

Setelah mengenal apa itu Pascal, kini saatnya kita mendalami tiga pilar utamanya: variabel, tipe data, dan operator. Menguasai ketiga konsep ini adalah fondasi wajib bagi siapa pun yang ingin membuat program fungsional, sekecil apa pun itu.

Anggap saja ketiganya adalah bahan dasar untuk membangun sebuah program. Mari kita bedah satu per satu.

1. Wadah Penyimpanan Data: Variabel dan Konstanta

Dalam pemrograman, kita memerlukan "wadah" untuk menyimpan nilai atau informasi. Di Pascal, ada dua jenis wadah utama: variabel dan konstanta.

Apa itu Variabel?

Variabel adalah sebuah wadah penyimpanan data yang nilainya bisa diubah-ubah. Setiap variabel memiliki nama unik sebagai pengenal dan merujuk ke sebuah lokasi di memori komputer.

Untuk menggunakan variabel di Pascal, ada tiga langkah utama:

  1. Deklarasi: "Memperkenalkan" variabel sebelum blok program utama (begin...end.). Ini dilakukan menggunakan kata kunci var.
  2. Assignment: "Mengisi" nilai ke dalam variabel menggunakan operator := (titik dua sama dengan).
  3. Menampilkan: "Mencetak" isi variabel ke layar menggunakan perintah writeln().

Contoh Program Variabel:

program BelajarVariabel;

// 1. Deklarasi Variabel
var
  nama: String;
  umur: Integer;

begin
  // 2. Memberi nilai (Assignment)
  nama := 'Budi';
  umur := 21;

  // 3. Menampilkan nilai variabel
  writeln('Nama saya adalah: ', nama);
  writeln('Umur saya: ', umur, ' tahun.');

  readln;
end.

Apa itu Konstanta?

Konstanta adalah kebalikan dari variabel. Ia adalah wadah data yang nilainya bersifat tetap dan tidak dapat diubah setelah didefinisikan. Konstanta sangat berguna untuk nilai-nilai pasti, seperti nilai Pi (3.14) atau jumlah hari dalam seminggu.

Konstanta dideklarasikan menggunakan kata kunci const.

program BelajarKonstanta;

const
  PHI = 3.14;
  NAMA_SITUS = 'DuniaCoding.com';

begin
  writeln('Nilai PHI adalah: ', PHI);
  writeln('Selamat datang di ', NAMA_SITUS);
  readln;
end.

Catatan: Secara konvensi, nama konstanta sering ditulis dengan huruf kapital untuk membedakannya dari variabel.

2. Mengenal Tipe Data dalam Pascal

Tipe data adalah jenis atau klasifikasi data yang akan disimpan dalam variabel. Menentukan tipe data akan memberi tahu compiler berapa banyak ruang memori yang harus disiapkan dan operasi apa saja yang boleh dilakukan pada data tersebut.

Tipe Data Dasar (Primitif)

Ini adalah tipe data paling fundamental di Pascal.

  • Integer: Untuk menyimpan bilangan bulat (tanpa koma), baik positif maupun negatif. Contoh: 10, -50, 2025.
  • Real: Untuk menyimpan bilangan desimal atau pecahan. Penulisan desimal wajib menggunakan tanda titik (.). Contoh: 3.14, 99.5, -0.25.
  • Char: Untuk menyimpan satu buah karakter (huruf, angka, simbol). Nilainya diapit oleh tanda petik satu ('). Contoh: 'A', 'z', '5', '@'.
  • Boolean: Tipe data logika yang hanya memiliki dua nilai: True (benar) atau False (salah).

Pascal juga menyediakan beberapa jenis Integer dengan jangkauan nilai yang berbeda untuk optimalisasi memori:

TipeJangkauan NilaiUkuran Memori
byte0 .. 2558-bit
shortint-128 .. 1278-bit
word0 .. 6553516-bit
integer-32768 .. 3276716-bit
longint-2 miliar .. 2 miliar32-bit

3. Operator: Simbol untuk Melakukan Aksi

Operator adalah simbol khusus yang digunakan untuk melakukan operasi matematika, perbandingan, atau logika pada data.

1. Operator Assignment

Operator ini hanya ada satu di Pascal, yaitu :=. Fungsinya adalah untuk memasukkan nilai ke dalam variabel.

2. Operator Aritmatika

Digunakan untuk operasi matematika dasar.

OperatorPenjelasanContohHasil
+Penjumlahan10 + 515
-Pengurangan10 - 55
*Perkalian10 * 550
/Pembagian (hasil desimal/real)10 / 42.5
divPembagian (hasil bulat)10 div 42
modSisa hasil bagi (modulo)10 mod 42

4. Operator Logika (Boolean)

Digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih kondisi boolean.

OperatorPenjelasanContoh
andBernilai True jika kedua kondisi True.(5>3) and (10>5) hasilnya True
orBernilai True jika salah satu kondisi True.(5>3) or (5>10) hasilnya True
notMembalik nilai boolean.not True hasilnya False

4. Urutan Eksekusi (Prioritas Operator)

Dalam ekspresi kompleks seperti 5 + 10 * 2, Pascal akan mengeksekusi perkalian terlebih dahulu karena memiliki prioritas lebih tinggi. Urutannya adalah:

  1. Tertinggi: not
  2. Perkalian/Pembagian: *, /, div, mod, and
  3. Penjumlahan/Pengurangan: +, -, or, xor
  4. Terendah (Relasional): =, <>, <, <=, >, >=

Kesimpulan

Variabel, tipe data, dan operator adalah tiga serangkai yang tidak terpisahkan dalam pemrograman. Dengan memahami cara mendeklarasikan wadah data, memilih jenis data yang tepat, dan memanipulasinya menggunakan operator, Anda sudah siap untuk mulai membangun logika program yang lebih kompleks.

Langkah selanjutnya? Cobalah buat program sederhana untuk menghitung luas persegi panjang. Anda akan butuh variabel panjang, lebar, luas dengan tipe data integer dan operator perkalian (*). Selamat bereksperimen!